Rakor LTT Padi Sumut Perkuat Percepatan Tanam dan Implementasi Pertanian Modern PM-AAS
Rapat Koordinasi (Rakor) Luas Tambah Tanam (LTT) Padi dilaksanakan di Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara sebagai upaya mempercepat realisasi tanam sekaligus mengawal pelaporan hasil panen secara akurat. Rakor menekankan bahwa selain mengejar target LTT, seluruh kabupaten/kota harus memastikan data panen dilaporkan secara lengkap dan tepat waktu sebagai bagian dari data resmi yang digunakan Badan Pusat Statistik (BPS). Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan arahan Menteri Pertanian terkait percepatan penerapan Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) Padi melalui sistem tanam langsung dengan populasi padat untuk meningkatkan produktivitas padi yang selama ini cenderung stagnan.
Pada rakor tersebut, seluruh daerah didorong segera menggerakkan calon petani dan calon lokasi (CPCL) guna mendukung pengembangan PM-AAS di Sumatera Utara yang ditargetkan mencapai 39.768 hektare. Pengembangan awal telah dilaksanakan di Kabupaten Serdang Bedagai seluas 14 hektare, Kabupaten Batubara 100 hektare, dan Kabupaten Deli Serdang seluas 3 hektare. Selain percepatan tanam padi, pemerintah daerah juga diminta mengoptimalkan pengembangan jagung dan kedelai melalui pemanfaatan bantuan benih serta pola tumpang sisip dengan tanaman perkebunan maupun jagung. Rakor turut membahas penerapan teknik budidaya modern, pengendalian hama dan gulma, serta pengelolaan air sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas dan mendukung swasembada pangan berkelanjutan