Uji Coba Drum Seeder Sebelum Tanam PM-AAS di Desa Tualang Kecamatan Tualang Kab. Sergai
Uji coba penggunaan alat tanam drum seeder dilaksanakan sebagai langkah awal sebelum kegiatan tanam dalam program Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Tualang, Kec Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.Drum seeder adalah alat tanam benih langsung yang didesain untuk menabur benih dengan kerapatan benih sekitar 3-5 cm serta jarak antar baris adalah 25 cm. Metode pertanaman PM AAS yang digunakan bisa dengan pola drum seeder 4:1 ataupun 6:1. Pola 4:1 artinya setiap 4 (empat) drum seeder, diselingi dengan jarak selebar 50 cm, sedangkan 6:1, setiap 6 (enam) drum seeder diberi jarak (gawangan) seluas 50 cm. Populasi rumpun padi dapat meningkat secara signifikan dibandingkan metode tanam tegel (sekitar 160.000 rumpun padi) karena pada 4:1, rumpun padi mencapai 900.000, sedangkan PM AAS 6:1, rumpun padi mencapai sekitar 1.200.000. rumpun Menariknya, drum seeder yang digunakan merupakan hasil modifikasi oleh petani setempat, menunjukkan inovasi dan kemandirian kelompok tani dalam mendukung penerapan pertanian modern.
Sebanyak tiga kelompok tani, yaitu Poktan Maju Bersama, Poktan Teladan, dan Poktan Taruna, siap mengadopsi sistem PM-AAS pada musim tanam mendatang. Dengan pemanfaatan teknologi sederhana seperti drum seeder, diharapkan proses tanam menjadi lebih cepat, hemat biaya tenaga kerja, dan mampu meningkatkan produktivitas. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendorong transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern dan berkelanjutan di Sumatera Utara.