Workshop Luas Tambah Tanam (LTT) Dorong Percepatan Swasembada Pangan
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Sumatera Utara menggelar Workshop Luas Tambah Tanam (LTT) di Aula BBRMP Sumut. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pencapaian target swasembada pangan tahun 2026 di Provinsi Sumatera Utara. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Pusat BRMP Tanaman Pangan sekaligus Penanggung Jawab Swasembada Pangan Provinsi Sumatera Utara, Direktur Wilayah BRMP Sumatera Utara, Kelsi CWS, Kapoksi BRMP Sumut, para Penanggung Jawab Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara, serta para penyuluh pertanian.
Workshop diawali dengan sambutan Direktur Wilayah BRMP Sumatera Utara, Mulyono, SP. MM., yang menegaskan bahwa penyuluh pertanian kini telah menjadi bagian dari BRMP dan secara operasional melekat di masing-masing provinsi. Sinergi dan penyatuan langkah antara penyuluh dan BRMP menjadi kunci dalam menjaga dan mempertahankan capaian swasembada, khususnya komoditas padi yang telah diraih pada tahun 2025. Penyuluh pertanian diminta memahami dan mengawal secara langsung seluruh program utama Kementerian Pertanian, terkhusus pendampingan LTT padi, jagung serta pendampingan peningkatan produksi cabai dan bawang.
Acara dilanjutkan dengan mendengarkan arahan dari Kapus BRMP Tanaman Pangan, Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA,. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa luas tambah tanam padi harus terus ditingkatkan setiap bulan. Targetnya jelas: seluruh lahan sawah di Sumatera Utara harus termanfaatkan secara optimal. Hal ini sejalan dengan instruksi Pak Menteri Pertanian bahwa tidak boleh ada satu hektare pun yang tidak ditanami padi. Untuk tahun 2026, program cetak sawah difokuskan di Kabupaten Asahan dan Serdang Bedagai sebagai bagian dari penguatan produksi. Selain itu, penyuluh juga diminta mendata seluruh alat dan mesin pertanian (alsintan) di wilayah masing-masing, serta melakukan pendataan LBS (Luas Baku Sawah) dan pola tanam secara detail.
Melalui workshop ini, diharapkan seluruh jajaran penyuluh dan BRMP dapat bergerak bersama, memperkuat koordinasi, serta memastikan seluruh program berjalan efektif demi mempertahankan dan meningkatkan swasembada pangan di Sumatera Utara.