Gerakan Percepatan Tanam PM-AAS di Sergai, Dorong Produktivitas Padi Menuju 10 Ton/Ha
Serdang Bedagai — Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai bersama Kementerian Pertanian terus mendorong peningkatan produksi padi melalui Gerakan Percepatan Tanam berbasis Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Serdang Bedagai, Kepala BRMP Kementerian Pertanian, PJ Swasembada Pangan Provinsi Sumatera Utara/Kepala BRMP Tanaman Pangan, serta Direktur Wilayah Sumatera Utara/Kepala BBRMP Sumatera Utara.
Dalam arahannya, Bupati Serdang Bedagai yaitu Bapak H. Darma Wijaya menegaskan pentingnya transformasi pola bertani dari metode konvensional menuju sistem modern. Selama ini, petani cenderung bertahan dengan cara lama berbasis pengalaman. Melalui kegiatan PM-AAS, diharapkan petani dapat melihat langsung penerapan teknologi pertanian modern sehingga terdorong untuk mengadopsinya.
Sementara itu, Kepala BBRMP Sumatera Utara Bapak Mulyono, SP, M.M. menyampaikan apresiasi kepada Bupati Serdang Bedagai atas dukungan penuh terhadap program PM-AAS. Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan produksi padi nasional.
Arahan tambahan disampaikan oleh Kepala BRMP Kementerian Pertanian, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufri, yang menegaskan capaian positif sektor pangan nasional dalam dua tahun terakhir.
Pertanian model PM-AAS, selain teknologi sistem tanam, juga didukung penggunaan pupuk organik dan silika untuk memperkuat batang tanaman, meningkatkan kualitas gabah, serta meningkatkan ketahanan terhadap hama dan penyakit.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan kepada kelompok tani berupa benih padi sebanyak 10 ton, dolomit 50 ton, pupuk organik 300 ton dan alat tanam modern berupa drum seeder sebanyak 10 unit.
Kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung penanaman padi menggunakan drum seeder, yang kemudian diikuti dengan penyemprotan herbisida pratumbuh dan pupuk organik menggunakan teknologi drone sprayer. Demonstrasi ini menjadi bukti nyata penerapan mekanisasi dan digitalisasi pertanian dalam mendukung efisiensi dan peningkatan hasil produksi.
Melalui Gerakan Percepatan Tanam PM-AAS ini, diharapkan Kabupaten Serdang Bedagai dapat terus mempertahankan posisinya sebagai lumbung padi di Sumatera Utara sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.