BRMP Sumut dan UPMI Tandatangani MoU, MoA, dan Implementation Agreement
Balai Besar Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Sumatera Utara bersama Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI) melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Memorandum of Agreement (MoA), dan Implementation Agreement (IA) di Aula BRMP Sumatera Utara. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi untuk mendukung pengembangan sektor pertanian melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta implementasi inovasi teknologi pertanian.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Wilayah BBRMP Sumatera Utara, jajaran Kepala Kelompok Substansi (Kapoksi) dan Ketua Tim Kerja (Katimker) BBRMP Sumatera Utara. Dari pihak UPMI hadir Rektor Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia, Dr. H. Ali Mukti Tanjung, Drs., S.H., M.M., didampingi Dekan Fakultas Hukum, Dekan Fakultas Ekonomi, Dekan Fakultas Pertanian, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), serta Ketua Program Studi Agroteknologi, beserta jajaran dosen.
Dalam sambutannya, Direktur Wilayah menyampaikan bahwa kelembagaan BBRMP merupakan hasil transformasi yang berkelanjutan, mulai dari Balai Informasi Pertanian (BIP), Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BSIP), Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP), hingga saat ini menjadi Balai Besar Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BBRMP) sebagai Unit Pelaksana Teknis Eselon II.
Beliau menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 2 Tahun 2026, BBRMP memiliki peran yang semakin strategis dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan pertanian, termasuk sebagai pelaksana berbagai kegiatan dan bantuan pemerintah di bidang pertanian. Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perguruan tinggi, menjadi bagian penting dalam mempercepat pencapaian target pembangunan pertanian nasional.
"Hari ini melalui penandatanganan kerja sama ini, kita membangun kolaborasi yang berkelanjutan. Ke depan, berbagai program dan kegiatan BBRMP diharapkan dapat dilaksanakan bersama UPMI sebagai mitra strategis. Sesuai arahan Menteri Pertanian, keberhasilan mewujudkan swasembada pangan memerlukan sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pihak," ujar beliau.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan pengenalan teknologi Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) yang dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Melalui penerapan sistem budidaya modern dengan pengaturan populasi tanaman yang lebih optimal, teknologi ini mampu menghasilkan produktivitas hingga 10–12 ton per hektar, sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan produksi pangan nasional.
Sementara itu, Rektor Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia, Dr. H. Ali Mukti Tanjung, Drs., S.H., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, perguruan tinggi dituntut untuk terus memperluas jejaring kemitraan sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Beliau menegaskan bahwa kolaborasi ini akan membuka berbagai peluang kerja sama, antara lain penelitian bersama, publikasi ilmiah, penyusunan jurnal, program magang mahasiswa, seminar, praktikum laboratorium, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan peneliti BBRMP Sumatera Utara. Menurutnya, pembelajaran berbasis praktik perlu terus diperkuat agar lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan pertanian.
Melalui penandatanganan MoU, MoA, dan IA ini, diharapkan terjalin kemitraan yang berkesinambungan antara BBRMP Sumatera Utara dan Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia dalam menghasilkan inovasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendukung percepatan modernisasi pertanian menuju terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.