Kepala BRMP Sumut Dampingi Kepala Badan Tinjau Lokasi PM-AAS di PENAS XVII 2026
Gorontalo – Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Sumatera Utara, Mulyono, S.P., M.M., mendampingi Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., dalam kegiatan peninjauan lokasi Pertanian Modern – Advanced Agricultural System (PM-AAS) yang ditampilkan pada Gelar Teknologi (Geltek) dalam rangka Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026.
Pertanian Modern Model Advanced Agricultural System (PM-AAS) merupakan sistem budidaya padi intensif berbasis teknologi tinggi yang mengadopsi praktik pertanian modern dari Arkansas, Amerika Serikat. Sistem ini menekankan penggunaan tanam benih langsung dengan jarak rapat, mekanisasi penuh mulai dari pengolahan lahan hingga panen, efisiensi penggunaan air dan sarana produksi melalui teknologi. PM-AAS juga menerapkan pengelolaan unsur hara, irigasi, dan pengendalian gulma secara presisi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani, dengan penerapan yang disesuaikan dengan kondisi spesifik lokasi sehingga mampu mendukung terwujudnya pertanian modern yang maju, efisien, dan berkelanjutan.
Kepala BBRMP Sumatera Utara, Mulyono, S.P., M.M., menambahkan bahwa partisipasi dalam PENAS XVII menjadi momentum penting untuk memperluas diseminasi teknologi pertanian modern kepada petani. Melalui pengenalan konsep PM-AAS, diharapkan percepatan transformasi menuju pertanian maju, mandiri, dan modern dapat semakin terwujud di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Provinsi Sumatera Utara.
Melalui Gelar Teknologi PENAS XVII Tahun 2026, BRMP terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong percepatan modernisasi pertanian nasional sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan berdaya saing.