Percepatan LTT dan PM-AAS, Sumatera Utara Perkuat Sinergi Wujudkan Swasembada Pangan
Upaya mempercepat pencapaian Luas Tambah Tanam (LTT) dan pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian diperkuat melalui Rapat Koordinasi Evaluasi dan Percepatan LTT serta Bantuan Kementerian Pertanian di Hotel Grand Stabat, Kabupaten Langkat.
Kegiatan dihadiri oleh Tenaga Ahli Menteri, Pj. Satgas Swasembada Pangan Provinsi Sumatera Utara, Direktur Wilayah BRMP Sumatera Utara, Perwira TNI Pendamping, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Langkat dan Deli Serdang, Pj. Kabupaten/Kota, Katimker CWS Rayon 3, serta penyuluh.
Rakor membahas percepatan target LTT, Oplah, Brigade Pangan, padi gogo, CSR, PM-AAS, serta perbenihan di Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Kota Medan, Kota Binjai, dan Kota Tebing Tinggi.
Direktur Wilayah BRMP Sumatera Utara, Mulyono, S.P.,M.M., dalam arahannya menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk menjaga Sumatera Utara tetap produktif. PM-AAS seluas 37.768 hektar ditargetkan selesai hingga Desember 2026. Katimker diminta segera menyusun CPCL dan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian agar pelaksanaannya dapat dipantau bersama.
Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Prof. Dr. Hasil Sembiring, menekankan pentingnya penerapan teknologi untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
“Hanya dengan teknologi kita dapat meningkatkan produktivitas. Jangan berharap produktivitas meningkat tanpa ada input teknologi”.
Penanggung Jawab Satgas Swasembada Pangan Provinsi, Dr. Haris Syahbuddin, DEA; menyoroti pentingnya evaluasi luas panen, PM-AAS, dan sinkronisasi data. Perbedaan data PPDS dan data E-Pusluh agar segera dikoordinasikan dengan Dinas Pertanian masing-masing.
Rakor menjadi momentum memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, penyuluh, dan petani dalam mempercepat program strategis pertanian serta mendukung terwujudnya Sumatera Utara yang semakin hijau, produktif, dan berkontribusi terhadap swasembada pangan nasional.